Destinasi Wisata

Pasar Nostalgia Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan Di Jogja

Jogjakarta.

Selalu ada rindu buat kota ini.  Selalu ada aja yang bikin saya balik lagi ke Jogja.

Walaupun, saya lebih suka Jogja sewaktu saya masih kuliah dulu, saat jalanan Jogja jauh dari yang namanya macet karena semakin banyak wisatawan yang datang dengan bus-bus besar masuk ke tengah kota, sampai menjamurnya hotel-hotel di kota ini.
Sosial media juga punya andil besar dengan perubahan Jogja kini. Menjamurnya kafe-kafe kekinian, tempat wisata alam dengan pernak-pernik yang instagramable, bikin semua orang pingin datang ke Jogja.

Gak ada yang salah dengan semua itu, toh semua ada dampak positif juga.

Tapi bagaimanapun, Jogja selalu istimewa di hati.

Cerita main  ke Jogja kali ini, juga dalam rangka trip tipis-tipis sembari bekerja. Jadi gak begitu sempat buat eksplorasi tempat-tempat baru di kota ini. 

Ke Jogja, adalah waktu yang tepat buat bernostalgia bersama teman-teman yang masih tersisa. Mengenang jaman muda dulu (ciyeee sok tua banget).

Baca juga ; Rekomendasi Tempat Asik Yang Bisa Dikunjungi Dalam 5 Jam Di Semarang

Buat kamu yang suka banget berburu harta karun, kali ini saya ingin mengabadikan 3 pasar barang bekas di Jogja.

Yoi, dibalik masa kini  Jogja, dengan segala hiasan kekiniannya, masih ada “situs nostalgia” yang tersisa di kota ini. Pasar barang bekas yang dulu sering saya sambangi saat saya tinggal di Jogja, dan ingin saya bagi ke kamu. Ini dia..

Pasar Klithikan Pakuncen

Pasar klithikan jogja

Pasar Klitikhan Pakuncen, Jl. Hos Cokroamito No.34 Wirobrajan. Dok; mainbentar

Dulunya, dulu banget. Pasar ini berada di sepanjang Jalan Mangkubumi, yang sekarang ramai dibangun hotel-hotel berbintang. Lapak-lapak dengan penerangan seadanya berderet menjajakan macam-macam barang. Karena penertiban kota, akhirnya dipindahkanlah pasar ini ke bangunan permanen dengan kios-kios yang lebih rapi.

[Best_Wordpress_Gallery id=”41″ gal_title=”Klitikan pakuncen”]

Di pasar ini, banyak dijual aksesoris motor bekas, handphone, dan aksesoris sepeda. Selain itu kamu juga kamu bisa berbelanja baju dengan kondisi baru, di kios-kios yang tersedia di bagian belakang pasar ini.
Menurut saya, pasar ini sudah sedikit kehilangan karakter klithikan-nya. Menjadi terlalu rapi untuk disebut pasar klithikan.

Harga barang-barang yang dijual di sini, beberapa masih ramah di kantong, tapi ada juga beberapa barang yang harganya rada-rada nyebelin buat kita yang berharap dapet barang murah di pasar barang bekas.

Pasar Klitikhan Pakuncen buka dari jam 10 pagi sampai jan 10.30 malam.

Pasar Niten Bantul

Pasar-niten-bantul

Pasar Klithikan Niten, Jl. Bantul Km 5,5 Tirtonirmolo Kasihan, Bantul. Dok; mainbentar

Pasar klithikan yang berada di selatan kota Jogja ini, dari segi barang yang dijual, cukup unik. Kamu bisa berburu barang-barang vintage untuk pajangan kamar atau restoran kekinian yang instagramable.

Ada pin bowling, play station jadul, sampai telpon rumah jaman dulu juga ada. Mirip dengan Pasar Klitikhan Pakuncen, di sini juga dijual aksesoris sepeda dan motor, tapi tidak sebanyak di Pasar Pakuncen. 

Buat kamu yang doyan banget sama sepeda kumbang jaman dulu, di tempat ini juga dijual sepeda kumbang bekas, dan ada bengkel nya looh.

Kaset bekas, buku-buku bekas dan piringan hitam juga dijual di beberapa kios di pasar ini. Masih seru sih, kalo berburu barang-barang unik di tempat ini.

[Best_Wordpress_Gallery id=”42″ gal_title=”Klitikan Niten”]

Soal harga, cukup masuk akal tergantung kepiawaian negosiasi kamu.

Pasar Niten buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam.

Pasar Senthir Malioboro

Pasar-senthir-malioboro

Pasar Senthir Jl. Pabringan Selatan, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta. Dok; mainbentar

Ini salah satu pasar barang bekas yang legendaris di Jogja. Kalo kamu sedang jalan-jalan di Malioboro, melipir lah ke Pasar Senthir yang letaknya di sebelah pasar Beringharjo, atau lahan parkir pasar pada siang hari.

Perburuan “harta karun” berasa banget di pasar lapak yang luas ini. Lapak-lapak tanpa tenda ini benar-benar berasa banget tradisionalnya, walaupun ada yang berubah mengikuti perkembangan jaman. 

Dulunya para pedagang di pasar ini menggunakan lampu senthir yang menjadi asal-usul nama pasar ini. Sekarang, para pedagang menggunakan lampu LED sebagai penerang lapak mereka.

[Best_Wordpress_Gallery id=”43″ gal_title=”Pasar Senthir”]

Di sini kamu bisa menemukan brang-barang bekas yang unik, mulai dari koin jaman dulu, kaset, kacamata vintage, cangklong, handphone jadul sampai sepatu treking juga ada. 

Walaupun bekas, kondisi barang-barang di sini banyak yang masih bagus, benar-benar menguji ketelitian dan insting shopaholic kamu.

Pasar Senthir buka (kalo gak hujan) dari jam 7 malam sampai jam 12 malam.

Tips Berbelanja Di Pasar Barang Bekas

  • Mending datang ke pasar barang bekas saat siang hari. Selain kamu bisa melihat barang lebih detail, biasanya siang hari tidak terlalu banyak pengunjung. Jadi lebih leluasa kalo mau nego harga.
  • Gunakan lampu flash handphone kamu sebagai alat penerangan biar lebih detail melihat barang yang kamu taksir, apakah terdapat cacat yang masih bisa ditolerir atau nggak.
  • Tetap waspada dengan barang-barang berharga milikmu, karena tidak menutup kemungkinan ada copet yang  berseliweran di pasar.
  • Nego setengah harga dulu buat barang yang kamu taksir, kalo gak dikasih, pura-pura pergi. Kalo gak dipanggil lagi ya udah, brarti bhay.
  • Jangan lupa mandi sepulang dari pasar barang bekas, karena banyak debu yang menempel di barang-barang bekas yang berbaur dengan udara di pasar.

Ah, Jogja. Memang benar, kota ini terbuat dari rindu, angkringan dan pulang. Menulis tentang pasar barang bekas ini, bikin saya kangen.

Terimaksih sudah mengikuti cerita mainbentar kali ini. Jangan lupa buat meninggalkan jejak dan membagikan cerita ini ke sosial media kamu ya. Sampai jumpa di cerita lainnya.

 

Spread the love

3 Comments Pasar Nostalgia Yang Wajib Dikunjungi Saat Liburan Di Jogja

Jangan lupa meninggalkan komentar. Karena komentar yang kamu tinggalkan, memberi harapan baik untuk blog ini :)